Sedang apakah dikau sekarang,,??? apakah dirimu merasa akan hal yang sama seperti yang sedang aku rasakan saat ini. "Rindu" satu kata yang mengisi hati ku saat ini, tapi seperti biasa tak kuasa aku untuk mengisyaratkannya apalagi untuk mengatakannya. Semakin aku coba untuk menghalaunya tapi alirannya semakin kuat, bagai arus listrik mengaliri tiap kabel yang menghubungkan rasa dan kontak dalam hati ku. Saklarnya sudah kuusahakan untuk dimatikan tapi apalah daya saklarnya macet sehingga alirannya tetap ada dan semakin menggila. Apakah demikian gerangan dirimu disana??
Sudah separuh jalan aku tempuh, tak lama lagi aku kan hadir di kota mu, seperti apa dirimu sekarang? Sungguh besar keinginan ku untuk mengamati setiap inci dari keadaan mu, aku hanya berharap dan menginginkan kamu baik-baik saja.
Satu pertanyaan tiba-tiba terlintas dalam benakku saat ini,"berartikah kehadiran ku hari ini bagi mu???"
Apapun jawabannya, nantikan kehadiran ku tak lama lagi mesin pembelah langit ini akan membawa ku terbang menuju kota mu ,,,,,
Sabtu, 18 Mei 2013
Selasa, 14 Mei 2013
Terima Kasih Ayah
Ketenangan selalu ada di wajah mu
Membuat ku selalu tenang dalam hidup ku
Teduh mata mu
Membuat ku selalu merasa terlindungi
Tak ada hardik yang pernah ku dengar
Melainkan nasehat bijakmu untukku
Bukan pukulan yang pernah ku rasa
Melainkan belaian sayang mu
Aku selalu bisa bangkit dari jatuh ku
Semua karena topangan mu
Aku bisa menghapus air mata ku
Semua karena senyumanmu
Ayah adalah ayah terbaik di dunia bagi ku
Ayah adalah ayah terhebat untukku
Ayah adalah teladan bagi ku
Terima kasih ayah,,,,,,
Sowry Kau Bukan Takdir Q,,,,
Ma'af jika kau menganggap aku selalu bersedih untuk meratapi kepergian mu, karena itu tidak benar. Ma'af jika kau merasa bangga karena aku kau anggap bersedia hidup sndiri tanpa hati lainnya karena selalu dan menunggu hati mu yang tak bertaut lagi dengan hati ku. Semuanya tidak benar...!!!!
Dan ma'af jika kau mengira aku kan menangisi pernikahan mu karena kehilangan dan berharap dikau kembali, semua itu hanya perkiraan mu saja.
Di sini aku masih sendiri bukan karena meratapi atau menyesali hilangnya hati mu untuk ku, aku hanya menunggu kehadiran hati yang di takdirkan Allah yang akan menghalalkan ku. Bukan sekedar hanya mengatakan I LOVE YOU, tapi yang akan mengatakan JADILAH ISTRI UNTUK KU.
Janganlah kau mengira akupun akan marah atau pilu berlinangan air mata atas pernikahan mu kelak dengan hati yang menjadi pilihan mu. Justru aku pengen bisa menjadi orang pertama yang akan mengucapkan "selamat" atas hari bahagia mu itu. Dengan senyum dan ikhlas aku kan turut mendoakan kebahagiaan mu, aku gak akan pernah marah karena aku selalu percaya akan takdir Allah. Jadi janganlah pernah menganggap diri mu adalah yang terpenting dalam hidup ku, berhentilah merasa bangga dan kepedean akan kharisma mu yang dikau anggap mampu membuat wanita seperti ku gak sanggup menerima hati yang lain karena terpikat oleh hati mu. Sowryyyy kau bukan takdir ku......
Terima kasih sudah memberi kesempatan kepada ku untuk bertemu hati yang jauh lebih baik dari mu.
Minggu, 24 Maret 2013
Tuoloooonggg, Aku Memalukan
Busyyeeetttt dah, malam ini aku jadi siapa ya,,,, Aku minjem karakternya siapa yach koq bisa. Aku hampir tidak percaya dengan apa yang terjadi. Aku sudah terlalu jujur atau aku sudah sangat bodoh. Koq bisa aku mengakuinya, rasanya aku begitu lancang melakukannya. Aku takut malah akan membebanimu, meski aku sudah lega telah melakukan itu. Jujur ini hal yang bisa dibilang hal teraneh yang pernah kulakukan selama hidupku selama ini. Untuk pertama kalinya aku melakukan ini, melakukan hal yang tidak sewajarnya dilakukan seorang wanita. Tapi ketahuilah, aku melakukannya atas dasar terdesak oleh reaksi alami yang terjadi dalam hatiku. Yang sudah mendesak dan tak kuasa aku tahan lagi. Andai memungkinkan belakangan ini aku ingin melakukannya bahkan ingin berteriak mngatakannya pada mu. Tapi malam ini kamu telah membuatku melakukannya dengan mudah.
Aku merasa sudah menjadi orang aneh saat ini, ada sedikit rasa penyesalan, aku merasa sangat memalukan telah melakukannya. Aduh, gimana yach pandanganmu terhadapku. Apa iya kamu akan menjauhiku, aku takut kamu jadi ilfil atas keberanianku. Aku takut akan kehilanganmu akibat kebodohanku tadi. Ma'afin aku yach,,,,
Tau gak,,,???
Aku setengah mati melakukannya, andai bisa pingsan. Mungkin aku sudah pingsan karena menahan malu. Apa aku sanggup untuk bertemu dengan dirimu lagi ya,aduh bagaimana ini. Niatnya biar kamu mengetahui dan aku tenang, eh malah hasilnya aku jadi gak karuan dan tidak tenang. Aku merasa bersalah dan bodoh sekali, gimana penilaianmu kepadaku????
Tuhaaaaannnnnn,,,,
Kamis, 14 Februari 2013
Kabar Gembira
14 Februari bagi sebagian masyarakat di seluruh penjuru dunia adalah merupakan hari perayaan kasih sayang atau kerennya "Valentine Day". Jadi semacam hari spesial githu, yach bagi ku juga hari ini sangat spesial. Eiiiitts,,,,!!! bukan karena valentine yach, tapi spesial karena moment lain. Moment yang hampir membuat aku pingsan, hmmmm gimana ya? susah di ekspresikan semuanya bercampur aduk, senang, deg degan, antara percaya gak percaya githu jadinya. Hehehe,,,,
Singkat cerita yach, hari ini aku ke rumah putih itu. Mengantarkan sebuah titipan, titipan dari ehhheeemmm ada dech,,,. Di rumah itu aku bertemu dengan sepasang suami istri itu, senang melihat mereka. Candaan mereka menyiratkan keharmonisan diantaranya, tontonan yang sudah lama tak pernah aku lihat di rumah ku. Yach koq jadi melo lagi ya, kan mau berbagi kebahagiaan hehehe.
Darrrrrr, tersontak hatiku bagai di kagetkan suara petir. Jantung dag dig dug der tak karuan, seakan tak percaya mendengar pertanyaan sekaligus pernyataan dari kedua orang tua ini. Kaget gak percaya tapi senengnya luarrrr biasa jauh dalam sisi hati terkecil ku. Mereka menginginkan aku menjadi menantu mereka, kebayang gak sih senangnya saat orang tua dari someone yang diam-diam kita sayangi meminta untuk menjadi menantunya. Apapun yang dibayangin seperti itulah suasana hati ku saat ini.
Sebenarnya dengan mantap dan tegas pengen aku jawab "Ya", tapi sisi kewarasan dalam otakku juga berperan. Semua seperti biasa selalu aku pertimbangkan dulu, sejenak sempat terpikir "apakah someone itu juga menginginkannya?". Jangan sampai hal ini hanya keinginan orang tuanya saja sementara dirinya sedikitpun tak menginginkannya. Di pending dululah jawabannya, sampai menemukan jawaban dari pertanyaan itu.
Tapi jujur saja ,dan tak bisa aku pungkiri. Aku sangat senang, meski hanya baru sebatas niat orang tuanya saja. Yaaacccchhh, seperti wanita normal lainnya. Tiba-tiba menjadi seperti orang yang agak gak waras, aku jadi suka senyam senyum gak jelas. Singing a song, padahal aku tau baru rencana belum ada kepastian. Tapi biarlah ini wujud ekspresiku kan ??? :)
Walaaahhh, gimana yach besok aku bertemu dengannya. Aku bingung nich harus bagaimana, yang pasti yang akan terjadi grogi dan salah tingkah. Gawat dunk, aku gak pede dan malu rasanya. Apalagi mau mencari pertanda dari dia, pasti aku kesulitan nichhhh. Hellppp me,,,
Yuhuuuuu,,,,!!!
Dilihat nanti ajalah, biarlah waktu berjalan. The clue akan ditemukan...
Langganan:
Postingan (Atom)



